Ratusan Guru dari 20 Sekolah di Musi Banyuasin

10 Oktober 2019 SMPN 1 Babat Toman dan SDN Babat menjadi tuan rumah penyelenggara Diseminasi kedua yang terlaksana dengan baik dan sukses. Diseminasi kali ini mengangkat tema Pemebelajaran Model PAKEM dan Energizer, tema ini membagikan berbagai macam praktik untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas dengan aktif dan kreatif.

Sajian Materi yang diberikan oleh Fasilitator dalam acara Diseminasi terasa sangat menantang khususnya dalam perubahan paradigma, model PAKEM dan Energizer. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin mendukung penuh pelaksabaan kegiatan Diseminasi.

Kepala Diknas Dikbud Kabupaten Musi Banyuasin Musni Wijaya SSos MSi melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian Pembinaan SMP Nazarul Hasan MPd mengatakan, saat meninjau Kegiatan Diseminasi II ke SMPN 1 Babat Toman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan kegiatan serupa pada dua bulan yang lalu.

“Perbedaannya adalah yang sekarang bertema Pakem dan Energeizer. Tujuannya adalah untuk mengimbaskan program LSP kepada sekolah terutama guru di sekitar sekolah LSP. Harapannya agar mutu pembelajaran di sekolah kabupaten Musi Banyuasin yang diibaskan akan ikut meningkat dengan menggunakan metode yang lebih majemuk seperti Pakem dan Energeizer,” ungkap Nazarul.

Ketua UMUM Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Musi Banyuasin Rudi Irawan SPd MM mengatakan, dari PBG MUBA berterimakasih diberi kesempatan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Pembelajaran Pakem dan Energizer di SMPN 1 Babat Toman.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan sangat bermanfaat bagi sekolah serta guru yang mengikuti kegiatan. Kami melihat teman-teman LSP SMPN 1 Babat Toman sangat serius dalam mempersiapkan event ini, terbukti dengan acara yang dilaksanakan berjalan dengan lancar,” katanya.

Kepala SMPN 1 Babat Toman Sudirman SPd MSi selaku tuan rumah penyelenggara mengutarakan terimakasih atas partisipasi para peserta guru perwakilan 5 kecamatan.

“Harapan kita kedepan apa yang sudah didapat baik pengelolaan kegiatan metode pembelajaran yang didapat guru untuk dilaksanakan di sekolahnya masing-masing,” pungkasnya.

Bagikan ke:

Subscribe Newsletter

Berlangganan berita terbaru, tips, dan kegiatan Putera Sampoerna Foundation